Aturan Minum Habbatussauda Sebelum atau Sesudah Makan

Aturan Minum Habbatussauda Sebelum atau Sesudah Makan. Habbatussauda atau Nigella Sativa menjadi salah satu obat herbal yang sering disebut dengan jintan hitam. Banyak negara Arab, Asia dan Afrika menggunakan minyak jintan hita sebagai obat alami untuk berbagai macam penyakit dan berbagai alergi.

Saat ini obat herbal habbatussauda di yakini dapat meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta memiliki sifat antibakteri, anti-inflamasi, anti-jamur dan anti-parasit juga.

Kemudian habbatussauda juga sering digunakan untuk kondisi peradangan termasuk rematik dan sakit kepala. Banyak meyakini obat herbal ini bisa mengatasi hipertensi, hiperlipidemia, kanker, cacingan, kontrol kelahiran, kondisi kulit bahkan menstimulasi menstruasi serta dapat meningkatkan aliran air susu ibu (ASI).

Aturan Minum Habbatussauda yang Baik dan Benar

Banyak orang sudah menggunakan obat herbal ini untuk mengobati penyakit pencernaan, masalah pernapasan dan lain sebagainya. Berikut ini beberapa aturan minum habbatussauda sebelum atau sesudah makan yang bisa Anda coba di rumah.

  1. Anda Campurkan Minyak Habbatussauda

Kita bisa mencampurkan satu sendok teh minyak habbatussauda dengan satu sendok teh madu, lalu minum satu sampai tiga kali sehari. Anda harus rutin meminum campuran ini yang bisa dipercaya untuk membantu menyembuhkan flu, kanker, diabetes, fibrosis dan kistik.

  1. Bisa Diminum

Untuk yang kedua Anda bisa rebus satu sendok habbatussauda dengan sedikit air, lalu biarkan sampai mendidih. Kemudian Anda bisa langsung meminum air rebusan tersebut.

  1. Obat Herbal Dicampur dengan Kefir atau Yogurt

Berikutnya Anda bisa campurkan satu sendok teh minyak habbatussauda dengan satu gelas kefir atau yogurt dan minum dua kali sehari. Campuran ini dapat membantu Anda saat mengalami masalah usus dan perut, misalnya diare maupun masalah pencernaan.

Reaksi Efek samping setelah minum habbatussauda

Sebenarnya mengonsumsi habbatussauda menjadi salah satu hal yang aman. Namun saat dikonsumsi dengan jumlah atau dosis yang tidak sesuai, bahan alami tersebut bisa mendatangkan beberapa efek samping.

Jadi sebaiknya Anda selalu konsultasi dengan dokter sebelum rutin mengonsumsi habbatussauda. Tujuannya agar Anda bisa mendapatkan saran dosis yang sesuai. Dengan begitu, Anda tak mengalami beberapa efek samping berikut ini.

  1. Alergi

Saat Anda mengonsumsi habbatussauda bisa menjadi salah satu penyebab alergi. Apalagi, jika sebelumnya Anda memiliki riwayat alergi tertentu. Beberapa kondisi terkait alergi yang dapat Anda alami adalah mengi atau bahkan perut keram.

  1. Thelarche prematur

Thelarche menjadi salah satu maturasi payudara yang terjadi pada perempuan. Biasanya kondisi ini sering terjadi saat anak-anak memasuki masa pubertas. Namun sayangnya thelarche prematur dapay terjadi pada bayi perempuan pada usia 12 bulan yang sudah mengonsumsi habbatussauda 2-3 sdt per hari.

Kemudian untuk menghindari hal tersebut, usahakan untuk selalu berkonsultasi dengan dokter sebelum Anda mengonsumsi habbatussauda ini.

  1. Menstimulasi uterus

Gejala Habbatussauda berikut ini adalah menghidupkan rahim atau menstimulasi uterus. Artinya, wanita hamil tidak boleh mengonsumsi bahan-bahan alami tersebut. Dengan asumsi Anda memaksakan diri untuk mengonsumsi bahan-bahan alami tanpa perawatan medis, Anda dapat melahirkan secara prematur.

  1. Dermatitis kontak

Selain beberapa efek samping yang telah disebutkan, penggunaan Habbatussauda juga dapat menyebabkan dermatitis kontak. Dermatitis kontak adalah suatu kondisi di mana kulit menjadi meradang, membuat ruam kemerahan muncul. Anda juga bisa merasakan kesemutan dan rasa gatal.

  1. Phytophotodermatitis

Tidak hanya menyebabkan dermatitis kontak, penggunaan Habbatussauda juga dapat membuat seseorang terkena phytophotodermatitis. Phytophotodermatitis adalah masalah kulit yang terjadi karena reaksi senyawa dalam tumbuhan terhadap sinar matahari.

Ruam biasanya tampak merah dan menyiksa. Kapan pun tidak diobati, phytophotodermatitis dapat menyebabkan masalah medis lainnya, seperti demam, migrain, dan kedinginan.

Itulah beberapa aspek yang harus anda perhatikan ketika mengkonsumsi habacov. Dan memang waktu terbaik untuk minum habbatussauda adalah sesudah makan. Sekian tulisan mengenai Aturan Minum Habbatussauda Sebelum atau Sesudah Makan berikut ini.

Leave a Reply

Your email address will not be published.