Cara Mengatasi Gejala Long Covid Dengan Obat Herbal

Cara mengatasi gejala long covid dengan obat herbal. Ada banyak hal yang menyebabkan kita tidak bisa menganggap sepele persebaran virus corona dewasa ini. Seperti halnya virus, pasti corona akan mengalami replikasi sehingga menghasilkan varian baru. Jika orang sudah terkena varian baru ini maka mereka akan sulit untuk sembuh. Tentu kita pernah mendengar covid varian delta yang mana efeknya bisa jangka panjang atau long covid.

Terlepas dari varian apa yang menginfeksi, tentunya kita harus waspada terhadap gejala covid dan gejala setelahnya. Bahkan gejala setelahnya atau long covid inilah yang justru harus diwaspadai. Sebab long covid merupakan gejala mirip covid, padahal sejatinya kita sudah negatif jika dilakukan tes swab atau PCR. Tentu ini dilematis. Di satu sisi kita sudah dinyatakan sembuh oleh medis, namun efek dan pengaruh dari sisa-sisa virus itu masih bersarang dalam tubuh. Maka dari itulah kami menghadirkan tulisan mengenai cara mengatasi gejala long covid dengan obat herbal. Terutama buat anda para penyintas covid yang masih merasakan gejala pasca penyakit tersebut.

Pertama kali kita harus tahu apa itu long covid serta perbedaannya dengan covid pada umumnya. Lalu di bawahnya lagi kita akan bahas mengenai apa saja gejala long covid yang biasanya dirasakan. Ini penting diketahui agar kita semakin aware jika sewaktu-waktu terserang penyakit. Lalu kita juga akan bahas apa penyebab gejala long covid. Pada bagian akhir kita akan bahas bagaimana cara mengatasi gejala long covid dengan obat herbal. Serta herbal apa sih yang cocok untuk menuntaskan gejala paska covid ini. Semuanya akan dibahas secara bertahap agar anda paham bagaimana cara kerja virus dalam tubuh kita.

Lalu pada bagian akhir, juga akan ada rekomendasi obat herbal yang didesain cocok untuk menghilangkan anasir jahhat dari virus. Supaya anda penasaran, maka tidak akan kami jelaskan di sini dulu apa obat yang dimaksud tersebut. Mari kita simak dulu apa itu gejala pasca covid.

Apa Itu Long Covid?

Menurut situs homecare24, apa itu yang kita sebut long covid adalah keadaan tubuh para penyintas covid yang masih merasakan gejalanya dengan kuat sekalipun mereka sudah lama dinyatakan sembuh dan negatif tes PCR/Swab antigen. Terkait bagaimana hal ini bisa terjadi, maka itu akan kita jelaskan belakangan.

Kini yang terpenting adalah kita harus tahu apa itu long covid? apa perbedannya dengan covid sebelumnya? Jadi long covid merupakan suatu fase yang kemungkinan akan dialami oleh para penyintas. Di fase ini mereka akan sesekali atau seringkali mengalami gejala perburukan kondisi tubuh. Hal itu kadangkala membuat orang menjadi frustasi. Sebab penyakit covid ada yang menggadang-gadang bahwa sekali saja kena covid, maka seseorang cenderung akan sulit untuk sembuh.

Bila seseorang sudah ngedown mentalnya karena dampak dari longcovid, maka itu bisa memperburuk situasi. Karena kondisi mental akan mempengaruhi imun tubuh. Di mana imun akan menurun sehingga bisa memicu kambuhnya penyakit bawaan yang lebih serius.

Dari sinilah kebanyakan orang akan mengalami penurunan imunitas tubuh. Di saat tubuh sibuk membereskan sisa virus yang menyebabkan covid, tapi justru fokus tubuh dialihkan pada penyembuhan penyakit. Karena hal itulah biasanya long covid sukar sembuhnya atau justru menjadi semakin menjadi-jadi.

Kita sebagai penyintas covid juga harus memahami betul bagaimana gejala pasca covid ini. Ini penting sebab dari sini kita bisa menjadi tahu apa yang harusnya dilakukan jika gejala muncul. Sebab tidak semua sakit pasca covid merupakan tanda dari gejala long covid. BIsa jadi itu flu biasa. Namun untuk lebih jelasnya, anda harus memahami langsung bagaimana dan apa saja gejala pasca covid ini.

Jika dari sekian banyak gejala ini belum muncul, pasca anda kena covid, maka jangan bersenang hati dulu. Sebab siapa tahu virus hanya sedang berhasil diredam oleh daya tahan tubuh. Bisa jadi di saat daya tahan tubuh jelek maka akan langsung kelihatan gejalanya. Mari kita simak gejala dari pasca covid berikut ini;

Apa Gejala Long Covid?

Dengan menyimak apa saja gejala long covid, maka anda akan menjadi tahu bagaimana cara mengatasi gejala long covid dengan obat herbal. Kita harus secepat mungkin mencari pengobatan serta tindak lanjut dari mereka yang berpengalaman, ketika sudah muncul satu atau dua gejala di bawah ini.

Sebenarnya gejala-gejala di bawah ini umum dialami oleh mereka yang mengalami sakit. Namun tetap ada perbedaan dalam gejalanya, sebab long covid, pada umumnya akan membawa serta kelemasan otot. Sebuah hal yang tidak mungkin dijumpai pada pendertia penyakit biasa.

Tanpa berlama-lama mari kita simak apa saja gejala serta bagaimana cara mengatasi gejala long covid dengan obat herbal nantinya;

  1. Kelelahan yang Amat Sangat serta Lemas Otot

Para penderita gejala pasca covid seringkali mengalami kelelahan yang amat sangat meskipun mereka tidak melakukan kerja atau aktifitas fisik yang berat. Sebenarnya gejala ini juga terdapat ketika fase masih terinfeksi positif covid. Namun fase pasca covid ini lebih terasa sebab kita sebenarnya secara medis sudah ternyatakan sembuh. Namun kondisi fisik tetap belum seprima dulu lagi.

Hal inilah yang harus kita sadari, bahwa efek dan dampak covid tidak hanya selama 14 hari karantina. Lebih dari itu sisa-sisa virus tetap ada dalam tubuh kita dan itu butuh untuk segera diberantas agar tidak menjadi potensial menginfeksi kembali.

Beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mencegah lemas otot ini adalah dengan mencukupkan aktifitas olahraga selama terkena covid. Ini bertujuan untuk membangun secara mandiri kekuatan tubuhย  sehingga ketika sembuh dari covid tidak mengalami kelemasan lagi.

  1. Batuk, Myalgia, dan Sesak Nafas

Lalu gejala lainnya pasca seseorang terinfeksi corona adalah batuk kering, myalgia, dan juga sesak nafas. Kadang gejala ini akan berubah menjadi gejala serius bila terjadi pada orang yang mempunyai penyakit nafas bawaam, seperti asma maupun bronchitis. Batuk biasanya tetap akan ada pada penderita covid bahkan ketika mereka sudah sembuh dan dinyatakan negatif.

Lalu myalgia merupakan lemas otot, baik itu otot pergerakan maupun otot pernafasan. Hal ini akan memicu susahnya paru-paru untuk mengambil udara dari sekitarnya. Sehingga gejala pasca cov ini bisa menyebabkan sesak nafas juga. Karena itulah kami menempatkan gejala ini dalam satu ciri-ciri. Lalu bagaimana mengatasi jika muncul gejala semacam ini nantinya? Caranya adalah dengan menyiapkan tabung oksigen darurat untuk membantu pernafasannya. Jika memang dibutuhkan tindakan medis, maka segera bawalah ke faskes terdekat.

  1. Nyeri Kepala, Sendi, dan Dada

Kalau gejala nyeri kepala, sendi, dan dada ini sebenarnya merupakan gejala yang umum penderita covid rasakan pasca mereka sudah sembuh. Biasanya akan sulit untuk fokus untuk berdiri dan masih berkunang-kunang ketika berjalan. Bahkan seluruh sendi akan terasa lepas karena kekuatan tubuh belum terbentuk benar.

Penyebab dari nyeri kepala ini bisa disebabkan oleh minimnya suplai oksigen yang masuk ke dalam tubuh. BIsa juga disebabkan adanya kabut di dalam otak sehingga menyebabkan sulit fokus. Guna mengatasi jika sewaktu-waktu muncul gejala semmacam ini maka anda harus berlatih kesembangan dan fokus dengan berlatih fisik. Itu akan membantu pemulihan gejala covid.

  1. Gangguan Penciuman

Banyak orang penderita corona yang mengalami kegagalan penciuman dan perasa bahkan ketika mereka sudah ternyatakan negatif dari covid. Ini kasus yang persentasenya sebetulnya tidak banyak tapi memang akan menyebabkan stress berat bagi para penderitanya.

BIasanya mereka hanya bisa menggunakan setengah dari penciumannya atau bahkan tidak bisa sama sekali. Seperti yang kita tahu, bahwa corona ini menyerang sistem indra manusia.ย  Menyebabkan organ-organ tersebut tidak berfungsi untuk sementara waktu. Butuh setting ulang indra perasa setelah terkena corona. Maka dari itu kita harus memahami hal ini jika sewaktu-waktu terjadi. Yang jelas gejala ini tidaklah permanen dan akan sembuh.

  1. Insomnia

Efek dari gejala long covid salah satunya adalah insomnia. Kebanyakan dari para penderita ini akan kesulitan tidur dan beristirahat dengan nyenyak. Penyebab secara gak langsung adalah stress yang menghantui mereka karena gejala long covid tidak kunjung sembuh. Namun dari sisi medis, insomnia ini juga disebabkan karena kondisi tubuh yang belum sepenuhnya pulih.

  1. Diare

Pasti kita sering mendengar jika para penyintas covid akan terus-terusan mengalami diare sekalipun mereka sudah berminggu-minggu dinyatakan negatif. Penyebabnya adalah masih adanya sisa-sisa replikasi virus yang ada dalam tubuh dan mempengaruhi sistem pencernaan. Alhasil mereka akan terus mengalami diare sama seperti saat mereka masih terinfeksi covid-19. Tentunya tingkat keparahan tiap orang berbeda-beda ketika mengalami diare ini. Tapi yang jelas diare ini akan sembuh dengan sendirinya. Akan lebih baik jika kita mengambil langkah medis untuk meminimalisir, misalnya dengan mengobatinya dengan obat diare yang banyak dijual di apotik sambil memperbaiki pola makan.

  1. Gangguan Memori dan Brain Fog

Banyak orang yang mengakui jika pasca terinfeksi covid varian delta, mereka akan lebih sulit memproses informasi yang masuk ke otak. Ini bukanlah sekadar mitos, karena memang banyak yang mengalaminya. Jadi, pasca covid dinyatakan negatif, ternyata efek dari serangan virus itu masih belum sepenuhnya sembuh. Butuh waktu yang lebih lama untuk memperbaiki saraf-saraf yang menghubungkan otak.

Pada beberapa kasus, kadang brain fog ini bisa membuat penderitanya menjadi stress. Bahkan bisa berubah menjadi amnesia yang semi permanen. Tentu kalau kasusnya seperti ini, kita harus lebih banyak melakukan terapi untuk meminimalisir kerusakan saraf. Serta meningkatkan daya tahan tubuh guna membunuh sisa sisa virus yang masih membandel di tubuh.

  1. Rambut menjadi Rontok

Pada dasarnya banyak penderita covid varian delta akan mengalami penurunan berat badan. Bahkan ketika sudah negatif hasil PCR nya, ternyata bukan jaminan berat badan itu akan kembali. Sebab banyak energi yang dihabiskan untuk pemulihan tubuh.

Berkurangnya berat badan juga diikuti pula oleh turunnya nutrsi yang mengarah ke rambut. Sehingga para penyintas covid kebanyakan akan mengalami kerontokan rambutt dari yang tingkatnya sedang hingga parah. Namun usah kuatir karena kalau daya tahan tubuh sudah normal, maka rambutpun akan tumbuh dengan sendirinya. Yang terpenting adalah kita tahu pasti bagaimana cara mengatasi gejala long covid dengan obat herbal maupun obat kimia. Sebab kalau akarnya sudah ditemukan, tentu keseimbangan tubuh yang lain akan mengikuti.

Penyebab Gejala Long Covid

Tentu kita akan bertanya-tanya apa penyebab long covid ini? Sesuatu yang masih menjadi misteri. Tapi sebenarnya bisa dijelaskan secara medis. Para pakar medis dunia berpendapat bila seseorang terkena covid pada dua minggu pertama, maka sebenarnya virus itu masih tetap meninggalkan reseptornya pada sel tubuh manusia. Dari situlah tubuh akan menghasilkan auto antibody guna menangkal virus atau reseptor tersebut. Reaksi dari auto antibody ini menyebabkan peradangan yang akan menyebabkan gejala long covid dengan ciri seperti yang sudah kita ulas di atas.

Jadi efek dari covid varian delta ini memang luar biasa. Karena mereka adalah virus yang tahan dan meninggalkan bekas cukup dalam sekalipun sudah dinyatakan tewas dalam dua minggu pertama. Jadi memang kita tidak dapat mempercepat proses penyembuhan ketika sudah memasuki fase long covid. Apalagi jika para peneliti belum menemukan metode penyembuhan yang paten.

Mengatasi Gejala Long Covid Secara Alami

Kita sudah simak bersama tentang penyebab pasca covid ini. Tentu masih dalam proses pencarian metode penyembuhan. Tapi setidaknya kita tahu bagaimana cara mengatasi gejala nya secara alami salah satunya adalah cara mengatasi gejala long covid dengan obat herbal.

Mengapa harus memakai obat herbal untuk penyembuhan pasca covid? Sebab selain obat covid ini belum ditemukan, juga penggunaan obat herbal sebenarnya bisa memicu daya tahan tubuh untuk berkembang lebih lanjut. Jika kita memakai obat kimiawi untuk membunuh anasir virus yang tersisa, maka itu bisa semakin menguatkan virus tersebut. Maka dari itu kita harus pergunakan obat herbal, yang salah satunya adalah habbatussauda.

Mengatasi gejala long covid dengan habbatussauda bukanlah mitos. Sebab kandungan habbatussauda cukup lengkap untuk membantu peningkatan daya tahan tubuh dan juga imun tubuh. Habbatussauda bisa melengkapi peran antibody untuk membantu tubuh mempertahankan keseimbangannya. Selain itu kandungan habbatussauda juga bisa membantu pemulihan saraf tubuh yang telah koyak karena serangan virus.

Banyak produk olahan habbatussauda yang bisa kita coba untuk mengatasi gejala long covid ini. Di sini kita akan mencoba ulas mengenai salah satu produk yang kualitasnya sudah tidak diragukan lagi.

Herbal Untuk Mengatasi Gejala Long Covid

Habbacov adalah salah satu herbal yang sangat direkomendasikan guna mengatasi gejala long covid. Sudah banyak testimony customer habbacov yang bilang bahwa mereka berhasil melewati masa kritis serta masa long covid dengan berbekal habbatussauda.

Rata-rata para pemakai produk habbatussauda merasakan semakin membaik kondisinya ketika sudah 1-2 minggu minum habbacov. Tentu harus dengan dosis yang tepat. Habbacov mempunyai dua dosis yang harus diperhatikan. Pertama adalah dosis untuk terapi covid dan dosis terapi non covid. Jika anda mengalami gejala long covid maka dosisnya adalah terapi non covid. Sebab dinyatakan anda sudah negatif dari virus.

Habbacov

Lalu dengan harga berapakah kita bisa mendapatkan satu botol khasiat habbacov untuk imunitas ini? Anda cukup membayar rp. 250.000 per botol untuk dapat melewati masa-masa pasca covid dengan aman dan tidak beresiko. Kandungan dalam setiap botol habbacov, selain madu, adalah juga habbatussauda dan qusthul hindi. Ini cocok untuk anda yang seringkali merasakan sesak ketika bahkan sudah dinyatakan negatif.

Itulah rekomendasi dari kami terkait cara mengatasi gejala long covid dengan obat herbal. Semoga dapat menjadi inspirasi.

One thought on “Cara Mengatasi Gejala Long Covid Dengan Obat Herbal

Leave a Reply

Your email address will not be published.