Jati Belanda untuk Diet, Ini Efek Sampingnya!

Jati Belanda Untuk Diet. Memiliki tubuh yang ideal adalah impian bagi semua orang yang memiliki berat badan berlebih, terutama para wanita. Bagi mereka memiliki postur tubuh yang langsing akan membuatnya terlihat lebih menarik. Namun, pola hidup yang mereka jalani sayangnya tidak sehat. Sebagai contoh, sering mengkonsumsi makanan siap saji serta pola tidur yang berantakan. Hal tersebut yang menjadi kunci utama naiknya berat badan.

Namun kini, sepertinya para wanita tidak perlu khawatir lagi.  Mereka tidak perlu merogoh kocek mahal untuk program diet macam-macam. Sebab sudah banyak beredar produk herbal dari ekstrak daun jati belanda seperti herbal pelangsing FunFlim. Yang mana dapat membantu mengurangi penyerapan lemak-lemak di pencernaan pada tubuh. Di beberapa negara tropis termasuk Indonesia, diyakini bahwa ekstrak daun jati belanda untuk diet dan dapat melangsingkan tubuh.

Kandungan dan Cara Kerja Daun Jati Belanda untuk Diet

Perlu diketahui, daun jati belanda memiliki kandungan zat lendir serta serat yang bisa menghambat terjadinya penyerapan lemak, gula, hingga kolesterol dalam tubuh. Hal tersebut ternyata dapat mengecilkan lingkar perut. Selain itu juga dapat memperlancar buang air besar. Kandungan lainnya yang terdapat dalam daun jati belanda yaitu tanin. Kandungan tanin ini bersifat astringen yang mana melapisi bagian dalam usus. Sehingga bisa mengendalikan lemak yang masuk ke dalam usus. Proses kerja daun jati belanda ketika dikonsumsi sebenarnya sangat mudah. Ia bisa meningkatkan metabolisme dalam tubuh, sehingga lemak dapat terbakar dengan cepat. Mengkonsumsi daun jati belanda untuk diet secara rutin, diyakini bisa melangsingkan tubuh dalam waktu singkat.

Jangan Berlebihan Konsumsi Daun Jati Belanda untuk Diet

Segala sesuatu yang berlebihan tentu bukan hal yang baik karena akan berakibat buruk. Termasuk untuk kalian yang ingin melangsingkan tubuh dengan cara mengkonsumsi produk herbal dengan ekstrak daun jati belanda. Banyak kasus orang-orang terlalu bersemangat untuk memiliki tubuh yang ideal, sampai pada akhirnya mengkonsumsi produk tersebut secara berlebihan. Selain itu, banyak yang belum mengenali tubuh diri sendiri. Karena itu, akhirnya terjadi efek samping yang tidak diinginkan. Maka, sebelum mengkonsumsinya alangkah lebih baiknya untuk mencari tahu terlebih dahulu apakah ada efek samping bagi tubuh.

Efek Samping Konsumsi Daun Jati Belanda untuk Diet

Perlu diingat, jangan sampai terburu-buru. Kalian juga butuh mengenali efek samping serta kenali juga tubuh kalian apakah bisa untuk mengkonsumsi produk herbal dengan jenis ekstrak tertentu. Sebab bisa jadi, jika tidak mengenali apa yang dikonsumsi malah akan berakhir dengan sesuatu yang tidak diharapkan. Berikut efek samping mengkonsumsi daun jati belanda :

  • Iritasi lambung

Daun jati belanda ternyata juga memiliki kandungan zat kimia yang kuat. Sehingga apabila dikonsumsi dalam jangka panjang, hal terburuk yang bisa terjadi adalah adanya iritasi pada lambung.

  • Diare

Untuk kalian yang ternyata tidak cocok mengkonsumsi daun jati belanda, akan ada kemungkinan bisa mengalami diare berkepanjangan. Daun jati belanda diyakini ampuh mengatasi sembelit. Tapi jika tubuh bereaksi negatif akan mengakibatkan hal yang tidak diinginkan. Oleh karena itu penting untuk mengenali tubuh diri sendiri.

  • Frekuensi buang air kecil bertambah

Daun jati belanda memiliki sifat diuretik. Dengan kata lain, kalau mengkonsumsinya bisa membuat frekuensi buang air kecil bertambah. Diuretik sendiri adalah obat yang digunakan untuk membuang kelebihan garam dan air dari dalam tubuh melalui urine.

  • Nafsu Makan Berantakan

Daun jati belanda secara alami diyakini bisa menekan nafsu makan. Walaupun begitu, kalau dikonsumsi tanpa adanya pengawasan akan dosis yang benar, justru akan merusak pola makan dan nafsu makan yang berantakan.

Itu dia beberapa efek samping mengkonsumsi daun jati belanda. Kesimpulannya, meski memiliki manfaat perlu diketahui bahwa jika mengkonsumsinya tidak dalam pengawasan atau dosis yang jelas, akan berakibat buruk. Jadi, sebisa mungkin sebelum mengkonsumsi obat herbal atau ekstrak tanaman, cari tahu apa saja kandungannya. Serta pelajari bagaimana dampaknya terhadap tubuh kalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *