Penyebab Autoimun pada Anak, Perlu Dipahami!

Penyebab autoimun pada anak dipengaruhi oleh beberapa faktor. Penyakit autoimun sendiri terjadi saat sistem kekebalan tubuh kita menyerang sel-sel sehat kita sendiri. Tak hanya terjadi pada anak, penyakit ini bisa menjangkit semua orang namun tidak menular. Banyak dari kasus penyakit autoimun ini belum ada obat untuk menyembuhkannya. Pasalnya, kondisi penyakit ini bisa berubah menjadi kronis dan membahayakan jiwa. Sebagai orang tua, tidak ada salahnya mengetahui mengenai penyakit ini serta penyebabnya. Hal tersebut akan menjadi pencegahan pertama yang bisa dilakukan supaya anak-anak tidak terserang penyakit autoimun.

Pengertian Autoimun

Seperti yang sudah disebutkan di awal, penyakit ini terjadi ketika sistem kekebalan menyerah sel-sel sehat dalam tubuh. Sistem kekebalan sendiri seharusnya berfungsi sebagai pelindung bagi tubuh dalam melawan penyakit dan sel jahat (bakteri dan virus). Namun dalam kasus penderita penyakit autoimun, sistem kekebalan ini melihat sel tubuh yang sehat sebagai organisme asing atau musuh. Sehingga antibodi yang dilepaskan oleh sistem kekebalan tubuh malah menyerang sel-sel sehat tersebut. Banyak dampak yang ditimbulkan jika seseorang terserang penyakit ini. Bahkan, sudah tercatat 80 lebih jenis penyakit autoimun yang menunjukkan gejala yang sama.

Gejala Penyakit Autoimun Anak

Penyakit ini bisa sulit didiagnosis ketika anak-anak yang terserang. Sebab, kasus penyakit ini jarang terjadi pada anak. Tapi, kalau sudah terjadi penanganannya akan menjadi lebih kompleks. Berikut beberapa gejala yang bisa diperhatikan oleh orang tua terhadap kemungkinan penyakit ini bisa terjadi pada anak, antara lain:

  • Demam ringan
  • Nyeri sekujur tubuh
  • Kelelahan
  • Pusing
  • Ruam pada Kulit
  • Pegal Otot
  • Rambut rontok

Penyebab Autoimun pada Anak

Seperti yang kita tahu, penyakit autoimun bukanlah penyakit yang menular. Namun, penyakit autoimun bisa saja terjadi karena beberapa hal. Berikut beberapa penyebab terjadinya autoimun pada anak.

Faktor Genetik

Faktor genetik diduga menjadi salah satu penyebab autoimun pada anak. Ternyata gen yang diturunkan dari keluarga diketahui juga bisa menyebabkan keturunan mereka mengalami penyakit autoimun sejak lahir. Akan tetapi, tentu faktor ini bukan satu-satunya yang dapat memicu reaksi dari penyakit ini.

Faktor Hormonal

Selain faktor genetik, penyakit autoimun ini juga bisa terjadi karena hormonal. Sebagai contoh, penyakit ini juga seringkali menjangkit ibu setelah melahirkan. Hal ini terjadi karena adanya perubahan hormon, dimana ada korelasinya dengan penyakit autoimun ini.

Faktor Gender

Walaupun siapa saja bisa mengalami penyakit autoimun, tapi perempuan memiliki resiko 3 kali lebih besar daripada laki-laki. Ternyata faktor gender juga menjadi penyebab autoimun pada anak. Hal ini didukung karena banyaknya kasus penyakit lupus yang mana termasuk ke dalam autoimun, ada 85 persen pasien yang terdiagnosis adalah perempuan.

Faktor Lingkungan

Selain faktor internal, ada juga penyebabnya dari faktor eksternal. Beberapa kasus terjadi, penyakit autoimun muncul karena adanya faktor pendukung seperti infeksi virus, paparan racun, maupun obat-obatan tertentu.

Jenis Penyakit Autoimun pada Anak

Penyakit lupus

Walaupun jarang terjadi, bisa terjadi kemungkinan anak-anak juga bisa mengalaminya. Penyakit ini terjadi pada tubuh yang mana mengakibatkan rusaknya sendi, organ dalam, pembuluh darah, hingga otak. Gejala yang umum ditemukan dan khas yaitu salah satunya munculnya ruam seperti kupu-kupu di antara pipi dan hidung.

Penyakit Seliak (Celiac)

Penyakit ini ada hubungan eratnya dengan kesehatan pencernaan. Yang mana mempengaruhi usus halus anak yang mengakibatkan lebih sensitif terhadap protein gluten. Gejalanya pun akan muncul jika mengkonsumsi makanan yang mengandung gluten. Kondisi ini lebih banyak terjadi secara genetik pada anak perempuan.

Penyakit Kawasaki

Gejala yang bisa dikenali ketika anak mengalami penyakit ini adalah ketika ia mengalami demam yang tak kunjung sembuh. Demam ini bisa hingga 5 hari lamanya. Karena termasuk penyakit autoimun, penyakit ini menyerang otot-otot seluruh tubuh. Kondisi ini rentan terjadi pada anak dengan usai di bawah 5 tahun.

Di luar dari berbagai penyebabnya autoimun pada anak, tidak ada salahnya bagi kalian untuk mempelajari dan mengetahuinya lebih awal. Jika menemukan anak kalian memiliki gejala yang serupa dan ternyata memang terdiagnosis memiliki autoimun, kalian bisa mencoba untuk meredakan gejala tersebut dengan berbagai cara. Salah satunya dengan mengkonsumsi produk herbal.  Yang mana memiliki fungsi sebagai pereda autoimun seperti produk herbal Habbacov.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *